|
Written by hamlennon
|
|
Friday, 06 April 2007 |
|
Sungguh beruntung nasib Matt Comuzie, 23, seorang supir merangkap pekerja pada perusahaan rubbish removal "When 1-800-Got Junk?". Sewaktu dia sedang bekerja di jalur Nassau, Comuzie menerima sebuah kejutan yang tidak pernah dia kira sebelumnya saat membersihkan sebuah rumah di Levittown.
Terdapat beberapa tumpukan majalah dan koran di rumah tersebut. Barang-barang tersebut sudah sangat berumur, mulai dari tahun 1920 sampai 2007 dan sudah disusun dengan teratur menurut tanggal terbitnya. Headlines majalah itupun beragam dimulai dari kasus pembunuhan John F Kennerdy sampai dengan pendaratan manusia pertama dibulan.
Pemilik koleksi barang tersebut sudah meninggal dunia dan istrinya memanggil "1-800-Got Junk" untuk membersihkan rumahnya. Sang istripun pada saat itu sudah tidak menghuni rumahnya lagi dan memilih untuk tinggal di Panti Jompo. Tugas Comuzie adalah membersihkan semua ruangan yang ada dan membuang semua barang yang ada di dalam seluruh ruangan, dengan kata lain tugas Comuzie adalah mengosongkan rumah tersebut.
"Sebenarnya ruangan itu hanyalah sebuah gudang biasa yang berantakan, tapi yang membuatku terkejut aku menemukan barang-barang koleksi The Beatles di seluruh ruangan, ini seperti di surga" kata Comuzie yang juga seorang penggemar berat The Fabfour. Di tempat itu terdapat sebuah permainan Board Game yang berjudul Flip your Wig, permainan ini sangat seru walaupun sudah berumur lebih dari 30 tahun lebih.
Di rumah itu terdapat juga koran-koran yang memuat berita utama tentang pembunuhan John Lennon dan berita kematian George Harrison.
"Aku juga menemukan koleksi majalah Life dari beberapa tahun yang lalu", ujarnya. Tanpa pikir panjang Comuzie langsung mencari berita tentang The Beatles. Comuzie menemukan banyak berita seputar Beatles dan berita tentang Paul McCartney setelah ia keluar dari The Beatles. Akhirnya dia menyelesaikan semua pekerjaannya setelah memindahkan semua barang ke dalam lima buah truk.
Comuzie merasa dia sudah ditakdirkan tuhan untuk mendapatkan semua barang The Beatles dari rumah itu. Padahal seharusnya dia bertugas untuk melayani jalur Suffolk, tetapi pada saat itu salah seorang pekerja yang seharusnya melayani jalur Nassau sedang sakit. "Sekarang aku sudah tidak merasa kesal lagi kepada orang yang sakit itu" ujarnya dengan nada becanda.
Pemuda ini tinggal di sebuah apartemen di Garden City. Apartemennya dipenuhi dengan barang dan pernak-pernik The Fabfour. Untuk membuktikan bahwa dirinya adalah seorang penggila Beatles sejati, dia menghiasi tubuhnya dengan enam tato The Beatles dan juga mengoleksi sekitar 20 T-Shirt The Beatles.
"Selama lima tahun terakhir aku tidak pernah absen mendengarkan lagu The Beatles setiap harinya" kata Comuzie. "Setiap karyawan yang bekerja satu truk denganku pasti menyadari kalau "1800 Got Junk" memiliki seorang Beatlemania yang bekerja bersama mereka".
Source: Levittown News
|