|
Thursday, 03 August 2006 |
Setelah sukses dari jerat tuntutan Apple Corps, CEO dari Apple Computer, Steve Jobs berencana untuk memasukan lagu-lagu The Beatles ke dalam portal musik milik mereka (iTunes).
Steve Jobs dalam sebuah statemennya kepada Macworld berkata "Kami selalu menyukai The Beatles, dan harapanku kita dapat bekerjasama untuk memasukannya ke dalam iTunes" Apple Corps menuntut Apple Computer dengan tuduhan telah menggunakan logo apple pada produk-produk musiknya yaitu iPod dan iTunes, padahal pada tahun 1991 mereka menyetujui perjanjian yang mengatur tentang penggunaan logo dan nama apple. Apple Corps merupakan sebuah perusahaan rekaman yang dimiliki oleh Paul McCarney dan Ringgo Star, juga termasuk janda dari John Lennon dan ahli waris dari George Harrison. Hakim telah memutuskan bahwa Apple Computer tidak bersalah dan membenarkan tindakannya untuk menggunakan logo Apple pada semua produknya. Tetapi Apple Corps tidak dapat menerima begitu aja keputusan ini dan berencana untuk mengajukan banding ata masalah ini.
Apple Corps telah mengkonfirmasikan bahwa mereka telah selesai untuk mengubah koleksi The Beatles mereka ke bentuk digital untuk keperluan download. kemungkinan besar iTunes, sebuah portal music terbesar dunia, tidak akan mendapatkan koleksi Beatles sesuai dengan yang diinginkannya. Begitupula dengan Yoko Ono yang telah menjual katalog musik dari John Lennon untuk beberapa portal musik seperti Napster, msn ,Yahoo. Tetapi iTunes tidak seberuntung portal musik yang lain sehingga mereka tidak dapat memasukan katalok musik John Lennon ke dala daftar musik mereka. |
|
|
Gitar yang melahirkan "The Beatles" |
|
|
|
|
Monday, 31 July 2006 |
|
Investasi bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menjadi kolektor. John Collins membuktikannya, dia telah mengoleksi berbagai memoribilia para artis terkenal yang kemudian akan dijualnya kembali. Dan sekarang barang-barang koleksinya sudah sangat beragam antara lain sebuah ferari, trophy polo dari Ratu Inggris, dan bermacam memoribilia musisi terkenal. Semua barang itu dia simpan di sebuah showroom barang koleksinya. Beberapa gitar juga dia koleksi antara lain milik Carl Perkins, Roger McGuin dari The Byrds, sebuah "Gibson Les Paul Goldtop" milik Frank Zappa. |
|
Read more...
|
|
|
Kamar Beatles dibuka kembali |
|
|
|
|
Monday, 17 July 2006 |
The Beatles hanya sekali saja datang ke Jepang yaitu pada tahun 1966 dan tinggal di The Tokyo Hotel Hilton di kamar presidential suite. Tetapi sejak saat itu masyarakat semakin menggila dengan kenangan kehadiran Beatles di Jepang. Hal ini tidak dibiarkan begitu saja oleh beberapa pihak yang ingin mendapatkan keuntungan dari keadaan ini.
Pihak Hotel "The Tokyo Hotel Hilton" yang sekarang bernama "The Capitol Tokyo Hotel" telah merestorasi kamar tempat The Beatles tinggal menjadi keadaan dimana sewaktu mereka tinggal di Jepang. Harga kamar ini dibandrol seharga 440.000 Yen atau sekitar 3.800 USD.
Dan masyarakat jepang saat ini terkena wabah "Beatlemania" lagi dengan mengadakan event untuk memperingati 40 tahun konser Beatles di Jepang. Beberapa Cover The Beatles sedang bertarung untuk menjadi yang terbaik dan ribuan fans telah mengunjungi Exebisi Foto The Beatles ang memuat foto-foto The Beatles selama konser 3 harinya di Jepang.
source : www.hotelchatter.com |
|
|
The Beatle's "White" House |
|
|
|
|
Monday, 17 July 2006 |
|
Sebuah kesempatan langka terbuka kembali untuk merebut "The Ultimate Trophy" sebagai The Biggest Beatle Fans. Sebuah rumah di Crouch End, Tottenham akan dijual dengan harga sebesar 1,4 Juta Poundsterling. Tapi ini bukan sembarang rumah, rumah ini di tempati oleh The Beatles selama sesi pembuatan album mereka yang revolusioner "The White Album". RUmah ini juga merupakan tempat Paul McCartney berpikir keras untuk album mereka pada tahun 1968-1969 bersama Richard Hamilton seorang maestro pop yang juga sebagai perancang dari rumah tersebut. Studio dari rumah ini terletak di bawah taman, dikover dengan areal seluas 450 feet persegi dengan dilengkapi dengan Air Conditioning, dan memiliki toilet dan dapur yang nyaman. Rumah dan Studio ini juga disebut-sebut dalam Biography Paul McCartney yaitu "Many Years From Now".
source : www.tottenhamjournal.co.uk |
|
|
Gallery Foto Beatles yang Hilang |
|
|
|
|
Wednesday, 28 June 2006 |
Sebuah foto Beatles yang belum pernah di publikasikan akan diperlihatkan kepda umum hari ini. Foto tersebut memuat gambar Beatles pada masa-masa puncak ketenaran mereka. Gambar tersebut diambil beberapa jam sebelum mereka menembus "No. 1 Chart", pada bulan Februari 1963. Gambar tersebut menampakan Paul McCartney dan George Harrison masih menggunakan jaket kulit, tetapi setelah itu Brian Epstien meminta mereka untuk mengganti stelan mereka dengan jas untuk mengangkat image mereka di kalang kelas menengah.
Saat itu beatles ditemani oleh seorang photographer muda ,Michael Ward, yang ditugaskan untuk mengkover Band tersebut untuk sebuah majalah wanita "For Honey". Tetapi editor majalah tersebut kurang tertarik dengan Beatles dan dia hanya memasukan satu gambar Beatles untuk majalah tersebut dan membiarkan begitu saja gambar yang lain sehingga gambar tersebut tidak pernah dilihat sampai sekarang. Dan bagaimana dengan ward sendiri, ternyata Wardpun tidak terlalu senang dengan Beatles dan di berkata "Sampai sekarang pun aku tidak menyukainya". Walaupun begitu akhirnya dia mengakui telah mengambil gambar tersebut pada hari terakhir band tersebut manggung untuk Cavern Club sebuah nigtclub yang legendaris di Liverpool.
Dua foto lainnya di ambil di the Queen Victoria monument di Derby Square, sebuah tempat yang selamat dari serangan Jerman pada PD II. Foto-foto tersebut dapat disaksikan di "the National Portrait Gallery" yang digelar pada tanggal 5 Juli sampai 22 Oktober. Ward dalam mingguan The Times berkata " Mereka sangat bersahabat dan sangat membantu tetapi mereka tidak tahu apa yang akan menimpa mereka. Mereka bagai sebuah telur yang sangat rapuh". |
|
|
Misteri foto Beatles terungkap |
|
|
|
|
Wednesday, 28 June 2006 |
Sebuah jawaban akhirnya menyudahi kemisteriusan dari sebuah foto "magical mystery tour" The Beatles. Seorang mantan Jurnalis untuk majalah "Dominion" akhirnya mengakui telah mengetahui asal dari beberapa gambar The Beatles di Wellington, pada saat tur grup band ini di New Zealand pada tahun 1964. Sebelumnya foto ini telah menimbulkan beberapa pertanyaan di kalangan fans Beatles karena mereka belum pernah melihat gambar ini, gambar ini pertama kali ditampilkan pada hari sabtu (24 Juni) di harian "Dominion Post".
Barry Durrant seorang mantan jurnalist Dominion mengatakan bahwa foto itu berasal dari kawannya, Morris Hill, seorang photographer di New Zealand. Hill berteman dekat dengan beberapa promotor band dan akhirnya diberikan kepercayaan untuk mengambil foto-foto excklusif The Beatles saat mereka menginap di sebuah hotel di Wellington yaitu "the Hotel St George" di Willis St."saat aku menemukan foto ini pada sabtu pagi, aku langsung menghubungi Peter Brush (photographer) dan kami berdua sepakat bahwa foto ini adalah foto milik Hill. Hill sendiri telah meninggal dua tahun yang lalu.
Dalam gambar itu Ringgo,Paul and George memakai topi sekolah dasar "Mount Albert", di Aucland dan tidak diketahui latar belakang cerita dari foto tersebut. |
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 91 - 100 of 108 |